TESTIMONI 2019





TESTIMONI 2019

BAHAGIA ITU SEDERHANA.

BISA  BERBARING SUDAH MEMBUAT SAYA BAHAGIA.

Anton, Pasien dengan usia  sekitar 24 tahun, awal cerita pada tahun 2012 ia mendapatkan musibah kecelakaan, rumahnya yang dekat dengan pelabuhan tanjung priok di mana banyaknya mobil pengangkut barang yang lalu lalang, membutuhkan kesigapan dalam berkendara, terutama sepeda motor, sampai suatu hari antoni tertabrak kontener, kaki nya tertimpa ban kontainer. Untung nyawa anton bisa di selamatkan, segera banyak warga yang menolong beliau dan langsung di bawa ke rumah sakit. Tulang kakinya patah dan kulitnya robek terkelupas, di rumah sakit anton segera menjalani operasi kaki yang patah. Setelah beberapa minggu di rawat Anton bisa menjalani rawat jalan, anton sebetulnya harus menjalankan beberapa kali operasi terutama untuk kulitnya yang terkelupas, yang mana harus di lakukan pencangkokan untuk menutupi luka nya yang terbuka lebar, namun anton takut untuk menjalani operasi tersebut, dia hanya menutup luka yang lebar itu dengan perban, ini yang membuat jalan nya tidak sempurna ( pincang). Masalah muncul pada tahun 2016 anton mengalami sakit syaraf kejepit di pinggang, hal ini tidaklah mengherankan di mana saat posisi berjalan tidak sempurna di tambah pernah mengalami trauma kecelakaan dan belum pernah di lakukan koreksi tulang, cepat atau lambat pasti terkena syaraf kejepit. 

Derajat nyeri yang Anton rasakan sangatlah hebat, anton tidak bisa berbaring, setiap gerakan nya membuat sakit terutama sakit di bagian pinggang dan sakit di paha dan betisnya. Rasa sakit itu berlangsung hampir dua tahun yang mana kaki nya sudah mulai melemah, Anton hanya bisa duduk di kursi roda dan tidak bisa untuk tidur.

Saat pertama kali datang ke klinik totok syaraf anton hanya bisa duduk, ini membuat kesulitan untuk menjalani sesi terapi, namun karena pak hendrawan sudah berpengalaman dalam mengobati berbagai macam penyakit nyeri tulang belakang dalam satu sesi terapi yang berlangsung 15 menit anton bisa berbaring. sebelum di terapi di periksa terlebih dahulu kondisi pasien keseluruhan, cek otot dan sturktur tulang  dan setelah di analisa beberapa otot terutama otot di bagian perut dan pinggangnya perlu di rilis dengan cara dry cupping atau kop kortusa. 

sudah bisa berbaring
Sungguh bahagianya Anton saat bisa berbaring, ia menarik nafas dalam dalam, seakan beban nya terlepas. selama hampir  dua tahun hanya bisa duduk kali ini anton bisa merasakan kelegaan untuk berbaring. Asal bisa berbaring, itu sudah membuat ku bahagia.. ujar anton.

* Kesembuhan  pasien tergantung kondisi, ada yang cepat ada juga yang lambat.
* Dry cupping atau kop kering bukan untuk mengeluarkan angin maupun darah tapi untuk     rilis otot setelah di lakukan cek dan uji fleksibilitas.
* Terapi syaraf kejepit di klinik totok syaraf menggunakan beberapa metode yang aman.
* Pak hendrawan sudah berpengalaman dalam pengobatan syaraf kejepit sejak tahun 2009.

2 Komentar untuk "TESTIMONI 2019"

  1. Assalamualaikum...saya budi di cirebon.jawa barat.saya penderita hnp lumbal 5 menurut hasil MRI.disarankan operasi sudah 1 tahun ini.nyeri hebat terutama betis kiri.bisakah di terapi tempat bpk.berapa lama proses terapinya dan berapa kali.mohon pencerahan ya..

    BalasHapus

Berkomentarlah dengan baik dan sopan, merupakan sebuah keindahan saling berbagi dan berpendapat dengan sesama

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel