Tentang Kami

6/25/2014

Syaifudin Gara gara terpeleset terkena syaraf terjepit

Lembaran Testimoni Totok Syaraf

Testimoni Totok Syaraf – Pengalaman Pasien Syaraf Kejepit

Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)

Nama: Syaifudin
Alamat: Tanjung Duren, Jakarta
Usia: 42 Tahun


Saya mulai mengalami saraf kejepit sejak tahun 2012. Kejadian bermula ketika saya terpeleset saat mencuci motor dan jatuh dengan tumpuan pada bagian pantat sebelah kiri. Awalnya tidak terasa sakit, namun sekitar enam bulan kemudian mulai muncul nyeri pada tulang belakang.

Memasuki awal Januari 2014, kondisi saya semakin memburuk. Rasa nyeri semakin sering muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Saya sudah mencoba berbagai pengobatan, termasuk pijat dan terapi tradisional di beberapa tempat, namun belum mendapatkan hasil yang memuaskan.

Hingga akhirnya saya bertemu dengan salah satu pasien yang pernah menjalani terapi totok syaraf. Dari situlah saya mendapatkan rekomendasi untuk mencoba pengobatan di tempat Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta.

Saya menjalani terapi secara rutin sebanyak kurang lebih 15 kali pertemuan. Prosesnya saya jalani dengan sabar dan bertahap. Seiring waktu, kondisi saya mulai membaik, rasa nyeri berkurang, dan tubuh terasa lebih ringan.

Alhamdulillah, saat ini saya sudah merasa sehat kembali dan dapat beraktivitas normal tanpa gangguan seperti sebelumnya.

Terima kasih untuk terapi totok syaraf, dan khususnya kepada Bapak Hendrawan Pratama atas penanganan yang telah diberikan.


Salam sehat.




Ibu Nani sakit pinggang sebelah kanan

Lembaran Testimoni Totok Syaraf


  • Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan Nyeri Kaki & Pinggang

    Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)

    Nama: Nani Mintarsih
    Alamat: Kampung Bahari RT 03 / RW 010, Kecamatan Tanjung Priok
    Usia: 63 Tahun


    Saya mengalami keluhan pada kaki sebelah kanan berupa nyeri, terasa cekot-cekot, dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain itu, sakit juga menjalar ke bagian pinggang.

    Saya sudah mencoba berobat ke beberapa rumah sakit. Biasanya hanya diberikan obat atau suntikan. Namun, efeknya hanya sementara—ketika obat habis, rasa sakit kembali muncul seperti sebelumnya.

    Singkat cerita, saya mendapat rekomendasi dari teman yang pernah mengalami keluhan serupa dan berhasil membaik setelah menjalani terapi di totok syaraf Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta. Berbekal kartu nama yang diberikan, saya akhirnya memutuskan untuk mencoba terapi di sana.

    Alhamdulillah, setelah 3 kali terapi, kondisi saya sudah menunjukkan perubahan yang signifikan:

    • Nyeri berkurang drastis

    • Kaki terasa lebih ringan

    • Berjalan sudah lebih nyaman

    Sekarang saya bahkan sudah bisa pulang kampung dengan nyaman, sesuatu yang sebelumnya sulit saya lakukan karena rasa sakit.

    Untuk menjaga kondisi tetap baik, saya rutin melakukan terapi sebulan sekali.


    Saran & Kritik

    Pelayanan dan cara pengobatannya sudah sangat baik.
    Harapan saya, jam praktik bisa ditambah, misalnya dari pukul 08.00 pagi hingga 18.00 sore.


    Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama.
    Semoga semakin banyak pasien yang terbantu dan kembali sehat.

    Salam sehat.

6/24/2014

Ibu Hj Tien Tayani Sakit syaraf di bagian leher dan sakit pinggang

Lembaran Testimoni Totok Syaraf

Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan Nyeri Leher, Pinggang & Kesemutan

Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)

Nama: Ny. Hj. Tien Tayani
Alamat: Cibubur, Jakarta Timur
Usia: 50 Tahun


Sebelum menjalani terapi, saya memiliki berbagai keluhan kesehatan, di antaranya:

  • Trigliserida tinggi

  • Nyeri leher seperti saraf kejepit

  • Sakit pinggang

  • Punggung terasa pegal

  • Leher kaku dan tidak nyaman

  • Sering kesemutan pada lengan

  • Pandangan mata terasa kabur

Kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat tubuh terasa tidak nyaman.

Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba terapi di totok syaraf Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta.

Setelah menjalani 5 kali terapi, saya mulai merasakan perubahan yang signifikan:

  • Leher terasa lebih ringan dan tidak kaku

  • Lengan kiri yang sebelumnya kesemutan sudah membaik

  • Nyeri pada punggung dan pinggang berkurang

  • Sirkulasi tubuh terasa lebih lancar

  • Pandangan mata yang sebelumnya kabur mulai membaik

Saat ini saya masih menjalani terapi secara rutin, yaitu 3 kali dalam seminggu, dengan harapan kondisi saya dapat pulih sepenuhnya seperti sedia kala.

Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas kesembuhan yang saya rasakan melalui terapi ini. Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama yang telah membantu proses pemulihan saya.

Semoga beliau selalu diberikan kesehatan agar dapat terus membantu banyak orang yang membutuhkan.


Kritik & Saran

Pelayanan dan terapi sudah sangat baik.
Harapannya, tempat perawatan dapat ditambah agar pasien tidak perlu menunggu terlalu lama saat antre.


Terima kasih Pak Hendrawan.
Salam sehat.



5/20/2014

Beberapa Sindrom Syaraf Terjepit : sciatica, piriformis, brachialgia, dorsalgia

Ini contoh contoh sindrome pada 1 pasien, jika terjadi  3-4 sindrome syaraf terjepit  bagaimana penanganannya? Dan bagaimana membedakannya dalam realita kinerja? Mohon pencerahan sejelas mungkin...

Diskusi tentang sakit pada pinggang | Bokong sakit

Sakit pada pinggang atau sakit pada pinggul | bokong ..... Pernahkah anda mengalaminya? atau menterapinya...?

sakit pinggang



  • Senandung senja  Sering pak. Itu karena ada gangguan pada syaraf tulang belakang, maka langkah awalnya lakukan pemijatan terlebih dahulu. cara ini  efektif dlm membantu penyembuhan pd client.
  • Abu Al-Atsary  Pernah pak tapi pake jarum he..he...he.. langsung cespleng

4/23/2014

Obat Syaraf terjepit | Apakah ada ?

Obat Saraf Terjepit: Apakah Bisa Sembuh Hanya dengan Minum Obat?

Penjelasan Lengkap oleh Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta

Artikel ini membahas secara ringan namun jelas tentang obat saraf terjepit dan pertanyaan yang sering muncul: apakah saraf terjepit bisa sembuh hanya dengan obat yang diminum?

Jawabannya sederhana: tidak sepenuhnya bisa.

Obat memang dapat membantu meredakan nyeri, tetapi tidak secara langsung memperbaiki penyebab utama saraf terjepit, yaitu gangguan pada struktur tulang belakang atau jaringan di sekitarnya.


Apa Itu Saraf Terjepit?

Saraf terjepit adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan kondisi nyeri akibat tekanan pada saraf, biasanya terjadi di area tulang belakang. Tingkat nyerinya bisa ringan hingga sangat hebat, bahkan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.


Mengapa Obat Tidak Bisa Menyembuhkan Saraf Terjepit?

Obat yang diminum umumnya berfungsi untuk:

  • Mengurangi nyeri

  • Mengurangi peradangan

  • Memberikan efek relaksasi otot

Namun, obat tidak mengubah struktur fisik seperti:

  • Posisi tulang belakang

  • Bantalan tulang yang menonjol

  • Pergeseran sendi

Itulah sebabnya, dalam banyak kasus, dokter tetap menyarankan fisioterapi, terapi manual, atau bahkan operasi, bukan hanya obat.


Penyebab Umum Saraf Terjepit

1. HNP (Herniated Nucleus Pulposus)

Terjadi ketika bantalan tulang belakang (diskus) menonjol keluar dan menekan saraf.

Dampaknya:

  • Nyeri hebat di punggung atau pinggang

  • Nyeri menjalar ke kaki atau tangan

  • Kesemutan atau mati rasa

Secara logika, kondisi ini adalah masalah mekanis, sehingga tidak bisa dikembalikan hanya dengan minum obat.


2. Subluksasi Tulang Belakang

Subluksasi adalah kondisi ketika ruas tulang belakang bergeser dari posisi normalnya.

Akibatnya:

  • Jalur saraf terganggu

  • Sinyal dari otak ke tubuh tidak optimal

  • Muncul nyeri dan gangguan fungsi tubuh

Sistem saraf adalah pusat kontrol tubuh. Jika terganggu, berbagai keluhan bisa muncul, tidak hanya nyeri tetapi juga gangguan organ.


Penyebab Subluksasi

Beberapa faktor yang sering menjadi pemicu:

  • Cedera (jatuh, kecelakaan, benturan)

  • Olahraga berat (sepak bola, bela diri, angkat beban)

  • Salah mengangkat beban

  • Duduk terlalu lama (misalnya saat berkendara)

  • Posisi tidur yang salah (salah bantal)

Jika kondisi ini dibiarkan, dapat menyebabkan nyeri kronis dan gangguan aktivitas.


Cara Pengobatan Saraf Terjepit yang Tepat

Karena penyebabnya bersifat struktural, maka penanganannya juga harus bersifat korektif, bukan hanya simptomatik.

Pendekatan Terapi oleh Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta:

1. Chiropractic (Koreksi Tulang Belakang)

  • Mengembalikan posisi tulang ke kondisi normal

  • Mengurangi tekanan pada saraf

  • Memulihkan fungsi sistem saraf

2. Terapi Pendukung

  • Akupunktur untuk mengurangi nyeri dan peradangan

  • Dry cupping untuk memperbaiki jaringan dan sirkulasi

  • Fisioterapi untuk memperkuat otot pendukung


Kesimpulan

Obat bukan solusi utama untuk menyembuhkan saraf terjepit.
Obat hanya membantu meredakan gejala, sementara akar masalahnya seringkali berada pada struktur tulang belakang.

Untuk hasil yang optimal, diperlukan terapi yang dapat:

  • Mengoreksi posisi tulang

  • Mengurangi tekanan saraf

  • Memulihkan fungsi tubuh secara menyeluruh

Melalui pendekatan seperti Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta, banyak pasien mengalami perbaikan signifikan karena terapi difokuskan langsung pada sumber masalah.


Jika Anda mengalami gejala saraf terjepit, jangan hanya bergantung pada obat. Lakukan pemeriksaan dan terapi yang tepat agar pemulihan lebih maksimal dan berkelanjutan.

Salam sehat.







2/28/2014

Tentang kelainan tulang belakang scoliosis



Scoliosis dan Kaku Sendi Tulang Belakang

Penyebab, Dampak, dan Penanganan oleh Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta

Scoliosis adalah kondisi kelengkungan tulang belakang secara abnormal ke arah samping. Kelainan ini dapat terjadi di bagian servikal (leher), torakal (punggung), maupun lumbal (pinggang). Selain scoliosis, banyak pasien juga mengalami kekakuan pada sendi tulang belakang yang dapat memperburuk kondisi dan menimbulkan nyeri.

Sekitar 4% kasus terjadi pada anak-anak, terutama karena struktur tulang mereka masih didominasi oleh tulang rawan sehingga lebih mudah berubah bentuk. Menariknya, 40–60% kasus scoliosis lebih sering terjadi pada anak perempuan.


Penyebab Scoliosis

Scoliosis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:

1. Kongenital (Bawaan Lahir)

Kelainan yang terjadi sejak dalam kandungan akibat gangguan pembentukan tulang belakang.

2. Neuromuskuler

Gangguan pada sistem saraf dan otot, seperti:

  • Kelemahan otot

  • Kelumpuhan akibat infeksi atau penyakit tertentu

  • Kontrol otot yang tidak optimal

3. Trauma

Cedera akibat:

  • Kecelakaan

  • Benturan keras

  • Jatuh

Yang menyebabkan perubahan struktur tulang belakang.

4. Idiopatik

Penyebab yang belum diketahui secara pasti. Ini adalah jenis yang paling sering ditemukan.

5. Kebiasaan Postur yang Buruk

Kebiasaan duduk atau berdiri dalam posisi yang salah dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan:

  • Tarikan otot tidak seimbang

  • Perubahan posisi tulang belakang

  • Perubahan bentuk bantalan tulang (diskus)

Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berkembang menjadi scoliosis.


Dampak Scoliosis pada Tubuh

Karena tulang belakang adalah penopang utama tubuh, perubahan strukturnya dapat memengaruhi bagian tubuh lain, seperti:

  • Perbedaan panjang tungkai

  • Tinggi bahu tidak sejajar

  • Ketidakseimbangan panggul

  • Nyeri pada kaki, pinggang, dan punggung

Pada kasus dengan kelengkungan lebih dari 60 derajat, scoliosis dapat:

  • Mengganggu fungsi organ dalam

  • Menyebabkan nyeri hebat, terutama saat bangun pagi

  • Mempengaruhi penampilan (estetika tubuh)

Jika tidak ditangani, derajat kelengkungan dapat terus bertambah seiring waktu.


Nutrisi Pendukung Kesehatan Tulang

Untuk membantu proses pemulihan, tubuh membutuhkan nutrisi yang mendukung kesehatan tulang dan sendi:

  • Kondroitin sulfat & glukosamin
    Membantu pembentukan dan perbaikan tulang rawan

  • Kondroprotektif
    Mendukung metabolisme sel tulang rawan dan mengurangi kerusakan saat peradangan

  • Protein & kolagen
    Menjaga elastisitas dan kekuatan tulang

Perlu dipahami bahwa tulang tidak hanya membutuhkan kekerasan (kalsium), tetapi juga fleksibilitas dan elastisitas. Tanpa kolagen, tulang bisa menjadi keras tetapi rapuh—seperti kaca yang mudah pecah.

Salah satu sumber alami nutrisi tersebut terdapat pada mentimun laut (Stichopus hermanni) yang dikenal memiliki kandungan kolagen tinggi.


Penanganan Scoliosis & Kaku Tulang Belakang

Penanganan yang tepat harus dilakukan secara menyeluruh, meliputi terapi fisik dan dukungan nutrisi.

Pendekatan Terapi oleh Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta:

1. Chiropractic (Koreksi Tulang Belakang)

  • Membantu memperbaiki posisi tulang belakang

  • Mengurangi tekanan pada saraf

  • Meningkatkan keseimbangan struktur tubuh

2. Terapi Manual & Rehabilitasi

  • Mengurangi kekakuan sendi

  • Meningkatkan fleksibilitas

  • Mengurangi nyeri

3. Terapi Pendukung

  • Akupunktur untuk meredakan nyeri

  • Dry cupping untuk memperbaiki jaringan dan sirkulasi


Pentingnya Terapi Rutin dan Berkelanjutan

Pemulihan scoliosis tidak bisa instan. Diperlukan:

  • Terapi yang rutin dan terarah

  • Perbaikan postur sehari-hari

  • Dukungan nutrisi yang cukup

Dengan kombinasi tersebut, proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal dan risiko perburukan dapat diminimalkan.


Kesimpulan

Scoliosis dan kekakuan tulang belakang adalah kondisi yang perlu ditangani sejak dini. Jika dibiarkan, dapat berdampak pada kesehatan, fungsi tubuh, hingga kualitas hidup.

Melalui pendekatan holistik seperti Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta, yang menggabungkan terapi koreksi tulang dan dukungan nutrisi, banyak pasien dapat merasakan perbaikan signifikan.


Semoga bermanfaat dan salam sehat.

2/02/2014

Saya sudah setahun sakit pinggang bolak balik ke dokter

Lembaran Testimoni Totok Syaraf


Testimoni Totok Syaraf 

Pemulihan Sakit Pinggang & Scoliosis

Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)

Nama: Suzi Lydiana Siregar
Alamat: Tebet Timur Dalam 5 K No.14
Usia: 40 Tahun


Saya sudah mengalami sakit pinggang selama kurang lebih satu tahun. Selama itu, saya bolak-balik berobat ke dokter dan menjalani fisioterapi, namun belum ada perubahan yang berarti. Awalnya saya mengira hanya keseleo biasa.

Saya juga sering mencoba pijat tradisional. Memang terasa enak setelah dipijat, tetapi beberapa hari kemudian rasa sakit kembali muncul.

Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba terapi di totok syaraf Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata saya didiagnosis mengalami saraf terjepit dan tulang belakang bengkok (scoliosis).

Saya disarankan untuk menjalani terapi selama satu bulan dengan frekuensi 4 kali dalam seminggu. Saya mengikuti anjuran tersebut dengan rutin.

Alhamdulillah, hasilnya sangat terasa. Belum genap satu bulan, sakit pinggang saya sudah hilang, dan kondisi tulang belakang yang sebelumnya bengkok kembali lebih lurus dan normal.

Saat ini saya hanya disarankan untuk menghindari olahraga berat atau high impact seperti karate yang sebelumnya saya sukai.


Ucapan Terima Kasih

Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama dan tim yang telah membantu proses pemulihan saya hingga bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.


Kritik & Saran

Mungkin ke depannya bisa disediakan warung kecil atau tempat membeli makanan/minuman, agar pasien yang menunggu antrean bisa lebih nyaman 😊


Salam sehat.


Sakit maag Akut

Lembaran Testimoni Totok Syaraf


Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan Maag Akut

Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)

Nama: Arlina Bolity
Alamat: Tebet Timur 1 No. 10, Jakarta Selatan
Usia: 45 Tahun


Saya telah menderita maag akut selama kurang lebih 3 tahun. Selama itu, saya sudah mencoba berbagai pengobatan, namun keluhan sering kambuh kembali dan belum mendapatkan hasil yang benar-benar memuaskan.

Awalnya, saya datang hanya untuk mengantarkan teman yang sedang menjalani terapi saraf terjepit di pinggang di tempat totok syaraf Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta. Saat itu saya berpikir bahwa terapi di sini hanya untuk masalah saraf saja.

Namun, saya akhirnya mencoba menjalani terapi juga.

Alhamdulillah, setelah 3 kali terapi, kondisi maag saya mulai membaik secara bertahap. Rasa tidak nyaman di lambung berkurang, dan yang paling saya syukuri, hingga saat ini keluhan tidak kambuh lagi.


Ucapan Terima Kasih

Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama beserta tim yang telah membantu proses pemulihan saya.


Kritik & Saran

Tidak ada.


Salam sehat.

1/21/2014

sakit pinggang sebelah kiri | sciatica

Lembaran Testimoni Totok Syaraf.

Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan Saraf Terjepit (Sciatica)

Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)

Nama: Reinhard M
Alamat: Jl. Puspa, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur
Usia: 35 Tahun


Saya mengalami keluhan sakit pinggang yang menjalar hingga ke kaki kiri sejak bulan Mei 2012. Kondisi ini semakin memburuk hingga akhirnya saya memeriksakan diri ke dokter saraf pada bulan Juli. Dari hasil diagnosis, saya dinyatakan mengalami saraf terjepit (sciatica).

Rasa sakit yang saya alami sangat berat:

  • Tidak bisa tidur karena nyeri

  • Kaki sulit digerakkan

  • Otot terasa seperti dipelintir

  • Duduk terasa sakit

  • Berdiri harus membungkuk

Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas saya, bahkan membuat saya tidak bisa bekerja dengan optimal.

Karena kesulitan tidur dan ingin mencari solusi, saya mulai mencari informasi di internet tentang pengobatan saraf terjepit. Dari situlah saya menemukan praktik Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta.

Alhamdulillah, setelah menjalani 2 kali terapi, saya sudah mulai merasakan perbaikan. Rasa nyeri berkurang dan tubuh terasa lebih ringan.

Setelah 5 kali terapi, kondisi saya semakin membaik dan saya sudah bisa kembali beraktivitas seperti biasa.


Ucapan Terima Kasih

Saya sangat bersyukur bisa menemukan terapi yang tepat di klinik ini.

Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama dan seluruh tim yang telah membantu proses pemulihan saya.


Salam sehat.


1/19/2014

Terjatuh dua meter | Saya sakit saraf terjepit

Lembaran testimoni Totok syaraf

Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan Pasca Jatuh & Saraf Terjepit

Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)

Nama: Debby Zhanng
Alamat: Harapan Baru Regency, Bekasi
Usia: 32 Tahun


Sekitar dua minggu sebelum menjalani terapi, saya mengalami kecelakaan jatuh dari ketinggian kurang lebih 2 meter. Saya terjatuh dalam posisi duduk, sehingga tulang belakang menahan beban tubuh secara langsung. Kaki saya mengalami luka sobek, dan rasa sakitnya luar biasa.

Menariknya, pada dua hari pertama saya belum merasakan nyeri yang berarti. Namun, memasuki hari ketiga, rasa sakit di punggung muncul sangat hebat:

  • Seperti ada tekanan kuat di tulang belakang

  • Sulit bernapas

  • Tidak mampu menoleh ke kiri dan kanan

  • Sulit menunduk

  • Tubuh terasa kaku seperti robot

Saya sempat ragu untuk berobat secara medis karena khawatir harus menjalani operasi. Akhirnya saya mencoba beberapa pengobatan alternatif, namun tidak ada perubahan signifikan.

Karena kondisi tidak kunjung membaik, saya mencari informasi di internet dan menduga bahwa saya mengalami saraf terjepit dan pergeseran bantalan tulang belakang.

Dari hasil pencarian tersebut, saya menemukan praktik Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta. Awalnya saya ragu, tetapi karena penasaran akhirnya saya memutuskan untuk mencoba.

Saat datang ke klinik di Kayu Putih, kondisi cukup ramai. Setelah mendapatkan giliran, saya menjalani terapi dengan beberapa tahapan, sekitar 45 menit per sesi.

Saya memang memiliki riwayat scoliosis, namun belum sempat menyampaikan kepada terapis. Setelah terapi selesai, ternyata Bapak Hendrawan langsung mengetahui kondisi tersebut, termasuk bahwa kejadian jatuh yang saya alami memperparah kondisi tulang belakang hingga menyebabkan saraf terjepit.

Saya menjalani terapi secara rutin sebanyak 5 kali berturut-turut.

Alhamdulillah, hasilnya sangat terasa:

  • Nyeri berkurang drastis

  • Tubuh kembali bisa bergerak normal

  • Saya dapat kembali bekerja setelah sempat 2 minggu tidak masuk kantor

Saya tidak bisa membayangkan jika harus menjalani operasi, mungkin proses pemulihannya akan jauh lebih lama.


Ucapan Terima Kasih

Saya sangat bersyukur bisa pulih dan kembali beraktivitas normal.

Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama dan tim atas terapi yang telah diberikan.


Penulis: Debby Zhanng
Salam sehat.

Blog     : www.debbyzhanng.blogspot.com

Chat WhatsApp Kami