Album foto di Hendrawan Pratama merekam perjalanan pasien menuju kesembuhan secara elegan dan autentik. Setiap gambar menggambarkan perubahan nyata setelah menjalani chiropractic Jakarta, akupunktur Jakarta, dan terapi KORTUSA dalam pengobatan saraf kejepit Jakarta. Dari keterbatasan gerak hingga kembali aktif, dokumentasi ini menjadi bukti proses pemulihan yang terarah. Lebih dari sekadar visual, album ini adalah cerita harapan, ketekunan, dan hasil terapi yang presisi serta profesional.
Pengobatan Syaraf kejepit, sakit pinggang, vertigo, Hipertensi,HNP, terapi saraf kejepit ,berpengalaman sejak Th 2009
3/24/2016
6/20/2015
Bekam tingkat lanjut untuk Reposisi tulang dan saraf (kortusa)
Bekam KORTUSA: Terapi Modern untuk Reposisi Tulang dan Saraf di Jakarta
Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan akan terapi non-operasi untuk mengatasi nyeri tulang belakang dan saraf kejepit semakin meningkat. Banyak pasien mencari metode yang aman, efektif, dan minim risiko. Salah satu metode yang berkembang adalah Bekam KORTUSA (Kop Reposisi Tulang dan Saraf), sebuah teknik lanjutan dari bekam yang memiliki pendekatan lebih modern dan terarah.
Di klinik Hendrawan Pratama, metode ini dikombinasikan dengan chiropractic Jakarta dan akupunktur Jakarta sebagai solusi terpadu untuk pengobatan saraf kejepit Jakarta tanpa tindakan operasi.
Apa Itu Bekam KORTUSA?
Bekam KORTUSA adalah teknik terapi yang tidak hanya berfungsi sebagai relaksasi seperti bekam pada umumnya, tetapi juga bertujuan untuk melakukan reposisi atau pembenahan struktur tubuh, khususnya:
Tulang
Otot
Saraf
Tendon
Ligamen
Berbeda dengan bekam tradisional yang identik dengan pengeluaran darah atau “angin”, KORTUSA menggunakan metode bekam kering (dry cupping) tanpa sayatan (insisi). Fokus utamanya adalah memperbaiki fungsi jaringan dan mengembalikan keseimbangan struktur tubuh secara alami.
Perbedaan Bekam Biasa dan Bekam KORTUSA
Bekam kering atau dry cupping merupakan terapi yang sudah dikenal luas dalam dunia kesehatan modern. Teknik ini biasanya digunakan untuk:
Relaksasi otot
Melancarkan peredaran darah
Mengurangi ketegangan
Namun, KORTUSA melangkah lebih jauh dengan pendekatan yang lebih spesifik dan terstruktur. Terapi ini tidak hanya menggunakan titik-titik bekam, tetapi membentuk pola atau formasi bekam berdasarkan jalur saraf dan struktur tulang.
Dengan pendekatan ini, terapi menjadi lebih presisi dan fokus pada sumber masalah, bukan hanya gejala.
Fungsi dan Manfaat Bekam KORTUSA
Bekam KORTUSA memiliki berbagai manfaat penting bagi tubuh, terutama dalam menangani gangguan muskuloskeletal dan saraf, di antaranya:
Reposisi jaringan pendukung tulang seperti otot, saraf, dan ligamen
Membantu memperbaiki struktur tulang secara bertahap
Mengaktifkan saraf tepi yang terganggu
Mengembalikan elastisitas otot dan jaringan saraf
Meningkatkan fungsi sistem imun
Membantu detoksifikasi internal antar jaringan
Memulihkan fungsi jaringan secara menyeluruh
Pendekatan ini tidak hanya fokus pada penyembuhan, tetapi juga pada pemulihan fungsi tubuh secara optimal.
Bekam KORTUSA untuk Pengobatan Saraf Kejepit Jakarta
Saraf kejepit adalah kondisi yang sering dialami oleh banyak orang, baik akibat cedera, postur tubuh yang salah, maupun aktivitas berulang. Gejalanya bisa berupa nyeri hebat, kesemutan, hingga kelemahan otot.
Melalui metode KORTUSA di Hendrawan Pratama, penanganan saraf kejepit dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan yang aman dan terarah.
Nyeri Pinggang dan Sciatica
Sciatica adalah kondisi nyeri yang menjalar dari pinggang ke bagian kaki akibat tekanan pada saraf sciatic. Kondisi ini sering membuat penderitanya kesulitan bergerak, bahkan duduk atau berbaring.
Dengan terapi KORTUSA:
Tekanan pada saraf berkurang
Nyeri mereda secara bertahap
Fleksibilitas tubuh meningkat
KORTUSA juga membantu mengatasi nyeri pinggang pada ibu hamil akibat perubahan struktur tulang belakang, dengan pendekatan yang lebih hati-hati dan aman.
Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Carpal Tunnel Syndrome adalah kondisi akibat penekanan saraf median di pergelangan tangan. Biasanya terjadi pada orang yang sering melakukan aktivitas berulang seperti mengetik atau menggunakan gadget dalam waktu lama.
Gejalanya meliputi:
Kesemutan pada jari
Kaku pada tangan
Lemah saat menggenggam
Dengan KORTUSA:
Tekanan pada saraf median dapat dikurangi
Jaringan menjadi lebih elastis
Fungsi tangan dapat kembali normal
Banyak kasus menunjukkan perbaikan signifikan tanpa perlu tindakan operasi.
Saraf Kejepit di Leher (Cervical Syndrome)
Leher merupakan bagian tubuh yang menopang kepala dan memiliki banyak jalur saraf penting. Aktivitas sehari-hari seperti bekerja di depan komputer, berkendara, atau stres dapat menyebabkan gangguan pada tulang cervical.
Kondisi ini bisa menyebabkan:
Nyeri leher
Sakit kepala
Kesemutan pada tangan
Kaku dan tegang
Terapi KORTUSA membantu:
Reposisi tulang cervical
Mengurangi tekanan pada saraf
Memperbaiki jaringan pendukung leher
Mengembalikan fungsi normal leher
Pendekatan Terpadu: Chiropractic dan Akupunktur Jakarta
Di Hendrawan Pratama, terapi KORTUSA tidak berdiri sendiri. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan:
Chiropractic Jakarta
Fokus pada penyesuaian struktur tulang belakang untuk memperbaiki postur dan mengurangi tekanan saraf.
Akupunktur Jakarta
Membantu merangsang titik saraf tertentu untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi nyeri.
Kombinasi ini memberikan hasil yang lebih optimal karena menangani masalah dari berbagai aspek: struktur, saraf, dan energi tubuh.
Kenapa Memilih Hendrawan Pratama?
Berpengalaman sejak 2009 dalam menangani saraf kejepit
Menggunakan metode terapi kombinasi yang aman
Tanpa operasi dan minim risiko
Pemeriksaan menyeluruh sebelum terapi
Penanganan spesifik sesuai kondisi pasien
Pendekatan ini memastikan setiap pasien mendapatkan terapi yang tepat sesuai dengan kebutuhan tubuhnya.
Kesimpulan
Bekam KORTUSA adalah inovasi dalam dunia terapi non-operasi yang menawarkan solusi efektif untuk berbagai masalah tulang dan saraf. Dengan pendekatan yang lebih modern, terapi ini tidak hanya mengurangi nyeri, tetapi juga memperbaiki fungsi tubuh secara menyeluruh.
Bagi Anda yang mengalami nyeri pinggang, saraf kejepit, nyeri leher, atau gangguan otot dan sendi, terapi di Hendrawan Pratama dengan kombinasi chiropractic Jakarta, akupunktur Jakarta, dan KORTUSA dapat menjadi pilihan terbaik untuk pengobatan saraf kejepit Jakarta secara aman dan efektif.
6/04/2015
Senam Untuk Mengatasi Sakit Punggung
Gerakan Pertama
Gerakan kedua
Gerakan ketiga
Gerakan KeEmpat
Gerakan ke lima
Tangan dan kaki pada posisi (A) (posisi animal). Perlahan-lahan turunkan punggung dan perut turun ke lantai (B). Kemudian perlahan-lahan naikan punggung anda melengkungkan ke atas (C). Kembali ke posisi awal (A). Ulangi lima sampai sepuluh kali gerakan.
Gerakan senam di bawah ini juga sangat baik untuk mengobati sakit pinggang, terutama sakit pinggang bagian bawah.
Tips umum dalam melakukan Senam Untuk mengobati sakit pinggang
- Kenakan pakaian yang nyaman yang tidak terlalu mengikat
- Gerakan peregangan harus nyaman tanpa rasa sakit , tidak memaksa tubuh ke posisi sulit
- Pindah ke posisi selanjutnya perlahan dan menghindari gerakan cepat yang bisa mencederai otot.
- Tahan di posisi gerakan selama (20-30 detik) supaya otot atau sendi menjadi kuat dan lentur
- Ulangi peregangan, umumnya 5-10 kali
6/02/2015
Pengobatan Saraf Kejepit
Pengobatan Saraf Kejepit – Panduan Lengkap Atasi Sakit Punggung Secara Efektif
Sakit punggung, termasuk kondisi saraf kejepit, merupakan masalah kesehatan yang umum dialami banyak orang. Metode pengobatan saraf kejepit dapat bervariasi tergantung pada durasi, tingkat keparahan, serta kondisi kesehatan masing-masing individu. Artikel ini membahas cara efektif mengatasi nyeri punggung dengan pendekatan alami hingga terapi profesional seperti chiropractic Jakarta bersama Hendrawan Pratama.
Nyeri Punggung Jangka Pendek (Akut)
Nyeri punggung ringan umumnya dapat membaik dalam waktu kurang dari 6 minggu. Penanganan awal bisa dilakukan dengan:
1. Tetap Aktif Bergerak
Dulu, istirahat total dianggap solusi terbaik. Namun kini diketahui bahwa tetap aktif justru mempercepat pemulihan.
Mulai dengan aktivitas ringan seperti berjalan di rumah
Lanjutkan dengan berenang atau senam peregangan
Tingkatkan aktivitas secara bertahap setiap hari
Walaupun mungkin terasa tidak nyaman di awal, menghindari gerakan justru dapat memperlambat proses penyembuhan.
2. Konsumsi Obat Pereda Nyeri (Jika Diperlukan)
Obat seperti NSAID dapat membantu meredakan nyeri, namun perlu diperhatikan:
Penggunaan jangka panjang bisa berdampak pada ginjal
Beberapa obat berpotensi menyebabkan ketergantungan
Konsultasikan dengan tenaga medis sebelum penggunaan rutin
3. Relaksasi dan Pikiran Positif
Stres dan kecemasan dapat memperburuk ketegangan otot.
Latih teknik relaksasi
Jaga pikiran tetap positif
Pahami bahwa kondisi ini dapat pulih
4. Tingkatkan Produksi Endorfin
Endorfin adalah hormon alami yang membantu mengurangi rasa sakit.
Cara meningkatkan endorfin:
Yoga dan meditasi
Pijat terapi
Teknik pernapasan dalam
Mendengarkan musik favorit
Tertawa dan menjaga suasana hati
Tidur cukup dan berkualitas
Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah Saraf Kejepit
Mengatasi akar penyebab sangat penting dalam pengobatan saraf kejepit:
Jaga berat badan ideal
Perbaiki postur tubuh
Hindari duduk terlalu lama
Kelola stres dengan baik
Rutin berolahraga seperti jalan kaki, berenang, atau yoga
Nyeri Punggung Jangka Panjang (Kronis)
Jika nyeri berlangsung lebih dari 6 minggu, diperlukan pendekatan yang lebih terstruktur.
1. Latihan dan Penguatan Otot
Fokus pada:
Penguatan otot inti (core)
Perbaikan postur tubuh
Fleksibilitas otot dan sendi
2. Terapi Manual Profesional
Beberapa metode yang terbukti membantu:
Chiropractic Jakarta oleh Hendrawan Pratama
Teknik penyesuaian tulang belakang untuk mengurangi tekanan sarafFisioterapi
Osteopati
Pijat tulang belakang
Terapi yumaiho
3. Akupunktur
Metode ini menggunakan jarum halus pada titik tertentu tubuh untuk membantu:
Mengurangi nyeri
Memperbaiki aliran energi
Mengatasi saraf kejepit
Tips Peregangan untuk Sakit Punggung
Agar peregangan aman dan efektif:
Gunakan pakaian yang nyaman
Lakukan gerakan tanpa paksaan
Hindari gerakan tiba-tiba
Tahan posisi 20–30 detik
Ulangi 5–10 kali per sesi
Kesimpulan
Pengobatan saraf kejepit memerlukan kombinasi antara aktivitas fisik, perubahan gaya hidup, serta terapi yang tepat. Untuk hasil optimal, Anda bisa mempertimbangkan penanganan profesional seperti chiropractic Jakarta bersama Hendrawan Pratama yang berfokus pada penyembuhan alami tanpa operasi.
Dengan pendekatan yang tepat dan konsisten, nyeri punggung dapat diatasi dan kualitas hidup Anda akan kembali meningkat.
5/16/2015
Apa itu Gerd
Apa itu Gerd
Apa Itu GERD? Perbedaan dengan Maag & Pengobatan oleh Hendrawan Pratama
Banyak orang masih menganggap semua gangguan asam lambung sebagai penyakit maag. Padahal, GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi yang berbeda dan membutuhkan penanganan yang tepat. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai GERD, penyebabnya, perbedaannya dengan maag, serta pendekatan pengobatan Hendrawan Pratama yang menggabungkan terapi modern dan alami.
Apa Itu GERD?
GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan (refluks) akibat gangguan pada katup lambung atau Lower Esophageal Sphincter (LES). Normalnya, LES berfungsi sebagai pintu satu arah yang mencegah makanan dan asam lambung kembali naik.
Pada penderita GERD, katup ini tidak bekerja optimal sehingga asam lambung yang memiliki tingkat keasaman tinggi mengiritasi kerongkongan.
Gejala GERD yang Umum:
Nyeri atau perih di ulu hati
Sensasi panas di dada (heartburn)
Mual dan muntah
Rasa asam atau pahit di mulut
Sering sendawa
Sulit menelan
Radang tenggorokan
Jika tidak ditangani, GERD dapat menyebabkan komplikasi serius seperti esofagitis hingga meningkatkan risiko kanker kerongkongan.
Perbedaan GERD dan Penyakit Maag
Walaupun sering disamakan, GERD dan maag memiliki perbedaan mendasar:
| GERD | Maag |
|---|---|
| Asam lambung naik ke kerongkongan | Peradangan pada lambung |
| Disebabkan gangguan LES | Disebabkan infeksi atau iritasi lambung |
| Gejala utama: heartburn & refluks | Gejala utama: nyeri lambung |
| Bisa merusak kerongkongan | Terjadi di area lambung |
Memahami perbedaan ini penting agar pengobatan yang dilakukan lebih tepat sasaran.
Mengapa GERD Kurang Dikenal di Indonesia?
Kesadaran masyarakat Indonesia tentang GERD masih tergolong rendah. Banyak penderita tidak menyadari bahwa keluhan yang dialami merupakan GERD, bahkan sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa penanganan yang tepat.
Hal ini menyebabkan banyak kasus terlambat ditangani dan berkembang menjadi kondisi kronis.
Penyebab GERD
GERD dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik fisik maupun gaya hidup:
1. Gangguan Fungsi LES
Katup lambung tidak menutup sempurna sehingga asam naik ke kerongkongan.
2. Pola Makan Tidak Sehat
Makanan pedas dan berlemak
Gorengan
Makan larut malam
Langsung berbaring setelah makan
3. Gaya Hidup
Merokok
Konsumsi alkohol
Minum kopi berlebihan
Kurang aktivitas fisik
4. Faktor Psikologis
Stres dan kecemasan (psikosomatis) dapat memicu peningkatan produksi asam lambung melalui sistem saraf.
5. Kondisi Khusus
Obesitas
Kehamilan
Perubahan hormon
Makanan yang Dapat Memicu GERD
Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari:
Makanan pedas
Gorengan dan makanan berlemak tinggi
Kopi dan minuman berkafein
Minuman beralkohol
Makanan asam (jeruk, tomat berlebihan)
Pendekatan Pengobatan Hendrawan Pratama
Dalam praktiknya, pengobatan Hendrawan Pratama menggunakan pendekatan holistik dengan menggabungkan beberapa metode terapi, antara lain:
1. Dry Cupping (Bekam Kering)
Membantu melancarkan sirkulasi darah dan meredakan ketegangan saraf, terutama pada kasus GERD yang berkaitan dengan stres.
2. Koreksi Tulang (Chiropractic)
Menormalkan posisi tulang belakang agar sistem saraf dapat bekerja optimal, termasuk dalam mengatur fungsi organ pencernaan.
3. Akupunktur
Menstimulasi titik-titik tertentu untuk:
Mengurangi produksi asam lambung
Menenangkan sistem saraf
Mengatasi kecemasan
Pendekatan ini tidak hanya fokus pada gejala, tetapi juga memperbaiki akar masalah, terutama pada kasus GERD kronis yang berkaitan dengan gangguan saraf dan psikosomatis.
Peran Sistem Saraf dalam GERD
Dalam banyak kasus, GERD tidak selalu disebabkan oleh kerusakan lambung. Bahkan, hasil endoskopi seringkali normal. Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan dengan:
Sistem saraf simpatik dan parasimpatik
Ketidakseimbangan neurotransmitter
Gangguan psikosomatis seperti anxiety
Dengan terapi yang tepat, seperti dry cupping dan stimulasi saraf, kondisi ini dapat membaik secara signifikan.
Kesimpulan
GERD adalah kondisi serius yang sering disalahartikan sebagai maag. Penanganan yang tepat harus mempertimbangkan faktor fisik, gaya hidup, dan juga kondisi psikologis.
Melalui pendekatan holistik seperti pengobatan Hendrawan Pratama, yang menggabungkan terapi saraf, akupunktur, dan koreksi tulang, banyak penderita GERD kronis mengalami perbaikan signifikan, bahkan setelah bertahun-tahun tanpa solusi.
Jika Anda mengalami gejala GERD, segera lakukan penanganan yang tepat agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
4/27/2015
Terapi Saraf kejepit Alami

Terapi Saraf kejepit Alami
Pendekatan Holistik oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)
Kami menyediakan layanan terapi pengobatan saraf secara alami tanpa obat, dengan fokus langsung pada sumber permasalahan. Pendekatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi tubuh agar bekerja optimal dan sehat secara alami.
Kami percaya bahwa gangguan saraf tidak selalu harus ditangani dengan obat-obatan. Dengan metode terapi yang tepat, tubuh memiliki kemampuan untuk memulihkan dirinya sendiri.
Kurangi ketergantungan pada obat dan pain killer, serta rasakan hidup yang lebih sehat, bebas nyeri, dan lebih berkualitas melalui terapi bersama Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta.
Metode Terapi yang Kami Tawarkan
1. Yumaiho (Koreksi Tulang Belakang)
Yumaiho adalah teknik terapi yang berfokus pada koreksi struktur tulang belakang dan panggul.
Manfaat:
- Mengurangi nyeri akibat saraf kejepit
- Memperbaiki postur tubuh
- Mengatasi sakit pinggang dan ketidakseimbangan tubuh
- Meningkatkan fungsi sistem gerak secara keseluruhan
2. Akupunktur
Akupunktur merupakan metode pengobatan tradisional yang telah terbukti membantu berbagai kondisi, terutama nyeri kronis dan gangguan saraf.
Manfaat akupunktur:
- Mengurangi nyeri punggung, migrain, dan sakit kepala
- Membantu pemulihan cedera akut
- Menyeimbangkan sistem saraf otonom (simpatis & parasimpatis)
- Mengatasi saraf kejepit dan carpal tunnel syndrome
Pendekatan ini bekerja dengan merangsang titik-titik tertentu untuk mengoptimalkan aliran energi dan fungsi tubuh.
3. Chiropractic Jakarta – Hendrawan Pratama
Chiropractic adalah terapi manual menggunakan tangan untuk melakukan koreksi tulang belakang (adjustment).
Tujuan utama:
- Mengatasi subluksasi (pergeseran sendi tulang belakang)
- Mengurangi tekanan pada saraf
- Mengembalikan fungsi sistem saraf
Metode ini meyakini bahwa kesehatan tubuh sangat dipengaruhi oleh kondisi struktur tulang belakang.
4. Dry Cupping (Bekam Kering Spesifik)
Dry cupping yang kami lakukan berbeda dari bekam pada umumnya. Teknik ini difokuskan untuk:
- Koreksi jaringan pendukung tulang
- Reposisi jaringan lunak
- Aktivasi neurotransmitter sistem saraf
- Meningkatkan elastisitas otot dan pembuluh darah
Manfaat dry cupping:
- Membantu detoksifikasi jaringan
- Melancarkan sirkulasi darah
- Mengurangi nyeri otot dan saraf
- Mendukung pemulihan fungsi organ tubuh secara menyeluruh
Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada regenerasi sel, tetapi juga pada perbaikan fungsi jaringan secara menyeluruh.
5. Chiropractic Adjusting Tool (Activator Method)
Metode ini menggunakan alat khusus bernama Activator Instrument, yaitu alat genggam kecil yang memberikan dorongan lembut dan presisi pada tulang belakang.
Manfaat:
- Mengembalikan mobilitas sendi tulang belakang
- Mengurangi nyeri punggung dan leher
- Mengatasi saraf kejepit dan migrain
- Meningkatkan fungsi sistem saraf
Metode ini широко digunakan oleh praktisi chiropractic di berbagai negara seperti Amerika, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.
6. Fisioterapi
a. TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation)
Terapi stimulasi listrik untuk otot yang bertujuan:
- Mengurangi nyeri
- Meningkatkan kekuatan otot
- Membantu rehabilitasi otot yang melemah
b. Infrared Therapy
Terapi menggunakan sinar infra merah untuk:
- Menghangatkan jaringan dalam
- Melancarkan aliran darah
- Mengurangi kekakuan otot
Pendekatan Terpadu untuk Hasil Maksimal
Semua metode terapi di atas dirancang untuk saling melengkapi dalam satu pendekatan holistik. Dengan kombinasi teknik seperti chiropractic Jakarta, akupunktur, dry cupping, dan fisioterapi, penanganan tidak hanya mengurangi gejala, tetapi juga memperbaiki akar penyebab masalah.
Kesimpulan
Pendekatan terapi alami oleh Hendrawan Pratama memberikan solusi bagi Anda yang ingin:
- Mengurangi ketergantungan pada obat-obatan
- Mengatasi nyeri secara alami
- Memperbaiki fungsi tubuh secara menyeluruh
- Mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik
Dengan metode Chiropractic Jakarta dan terapi pendukung lainnya, pemulihan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga berfokus pada kesehatan jangka panjang.
4/17/2015
Yang Perlu Diketahui Tentang SAKIT PINGGANG
Sakit Pinggang: Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatan Efektif
Solusi Terapi oleh Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta
Sakit pinggang atau low back pain adalah keluhan yang sangat umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas dan produktivitas penderitanya.
Nyeri pinggang memiliki tingkat keparahan yang beragam, mulai dari rasa pegal, kaku, hingga nyeri hebat. Rasa sakit bisa muncul secara tiba-tiba atau berkembang secara perlahan, dan biasanya dirasakan di area punggung bawah—mulai dari bawah tulang rusuk hingga ke area bokong, bahkan dapat menjalar ke kaki.
Penyebab Sakit Pinggang
Penyebab sakit pinggang sangat beragam, tergantung pada kondisi tubuh dan aktivitas sehari-hari. Beberapa penyebab umum meliputi:
Gangguan pada tulang belakang (vertebra)
Kelainan sendi dan jaringan lunak pendukung
HNP (Herniated Nucleus Pulposus) atau saraf kejepit
Cedera akibat jatuh atau benturan
Mengangkat beban berat secara tidak benar
Peradangan tulang belakang (spondilitis)
Gangguan ginjal
Masalah peredaran darah
Tumor atau fraktur
Sekitar 80% kasus sakit pinggang berkaitan dengan masalah pada tulang belakang, seperti pergeseran (dislokasi) atau bantalan tulang yang menonjol dan menekan saraf.
Proses Pemeriksaan Sakit Pinggang
Untuk menentukan penyebab nyeri secara tepat, diperlukan pemeriksaan menyeluruh, antara lain:
1. Anamnesis (Wawancara Medis)
Dilakukan untuk mengetahui:
Jenis nyeri yang dirasakan
Lokasi nyeri
Waktu munculnya keluhan
Faktor pemicu
2. Pemeriksaan Fisik & Neurologis
Meliputi:
Pemeriksaan refleks
Kekuatan otot
Adanya gangguan saraf
3. Tes Khusus
Tes Lasegue
Tes Patrick
Digunakan untuk mendeteksi adanya saraf terjepit atau gangguan sendi panggul.
4. Pemeriksaan Penunjang
CT Scan
MRI
Tes laboratorium (untuk mengecek fungsi ginjal atau kondisi lain)
Setelah penyebab diketahui, barulah ditentukan metode terapi yang paling sesuai.
Cara Pengobatan Sakit Pinggang
Pendekatan pengobatan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya meredakan gejala tetapi juga memperbaiki sumber masalah.
Terapi yang Umum Dilakukan:
1. Chiropractic Jakarta – Hendrawan Pratama
Terapi koreksi tulang belakang secara spesifik untuk:
Mengatasi dislokasi sendi
Mengurangi tekanan pada saraf
Memulihkan fungsi sistem saraf
2. Yumaiho (Koreksi Non-Spesifik)
Teknik terapi untuk:
Menyeimbangkan struktur tubuh
Mengurangi nyeri pinggang
Memperbaiki postur
3. Akupunktur
Membantu:
Mengurangi nyeri
Melancarkan aliran energi tubuh
Mengatasi peradangan dan ketegangan otot
4. Dry Cupping (Bekam Kering)
Digunakan untuk:
Mengaktifkan sistem saraf
Memperbaiki jaringan pendukung tulang
Meningkatkan elastisitas otot dan sirkulasi darah
Terapi Nyeri Pinggang: Pendekatan Holistik
Kombinasi terapi seperti chiropractic, akupunktur, yumaiho, dan dry cupping terbukti memberikan hasil yang signifikan, terutama jika dilakukan secara bertahap dan konsisten.
Pada kondisi ringan hingga sedang: perbaikan dapat dirasakan lebih cepat
Pada kondisi kronis: dibutuhkan beberapa sesi terapi untuk hasil optimal
Dengan pendekatan ini, banyak pasien mengalami:
Penurunan nyeri secara signifikan
Peningkatan mobilitas
Pemulihan fungsi tubuh secara bertahap
Kesimpulan
Sakit pinggang adalah kondisi yang umum, tetapi tidak boleh dianggap sepele. Penanganan yang tepat harus diawali dengan diagnosis yang akurat dan dilanjutkan dengan terapi yang sesuai.
Melalui pendekatan alami tanpa obat seperti yang dilakukan oleh Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta, pengobatan tidak hanya berfokus pada gejala, tetapi juga pada akar masalah, sehingga memberikan hasil yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Jika ditangani sejak dini, sakit pinggang dapat disembuhkan dan Anda bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.
Salam sehat.
6/25/2014
Syaifudin Gara gara terpeleset terkena syaraf terjepit
Lembaran Testimoni Totok Syaraf
Testimoni Totok Syaraf – Pengalaman Pasien Syaraf Kejepit
Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)
Nama: Syaifudin
Alamat: Tanjung Duren, Jakarta
Usia: 42 Tahun
Saya mulai mengalami saraf kejepit sejak tahun 2012. Kejadian bermula ketika saya terpeleset saat mencuci motor dan jatuh dengan tumpuan pada bagian pantat sebelah kiri. Awalnya tidak terasa sakit, namun sekitar enam bulan kemudian mulai muncul nyeri pada tulang belakang.
Memasuki awal Januari 2014, kondisi saya semakin memburuk. Rasa nyeri semakin sering muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Saya sudah mencoba berbagai pengobatan, termasuk pijat dan terapi tradisional di beberapa tempat, namun belum mendapatkan hasil yang memuaskan.
Hingga akhirnya saya bertemu dengan salah satu pasien yang pernah menjalani terapi totok syaraf. Dari situlah saya mendapatkan rekomendasi untuk mencoba pengobatan di tempat Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta.
Saya menjalani terapi secara rutin sebanyak kurang lebih 15 kali pertemuan. Prosesnya saya jalani dengan sabar dan bertahap. Seiring waktu, kondisi saya mulai membaik, rasa nyeri berkurang, dan tubuh terasa lebih ringan.
Alhamdulillah, saat ini saya sudah merasa sehat kembali dan dapat beraktivitas normal tanpa gangguan seperti sebelumnya.
Terima kasih untuk terapi totok syaraf, dan khususnya kepada Bapak Hendrawan Pratama atas penanganan yang telah diberikan.
Salam sehat.
Ibu Nani sakit pinggang sebelah kanan
Lembaran Testimoni Totok Syaraf
Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan Nyeri Kaki & Pinggang
Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)
Nama: Nani Mintarsih
Alamat: Kampung Bahari RT 03 / RW 010, Kecamatan Tanjung Priok
Usia: 63 TahunSaya mengalami keluhan pada kaki sebelah kanan berupa nyeri, terasa cekot-cekot, dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain itu, sakit juga menjalar ke bagian pinggang.
Saya sudah mencoba berobat ke beberapa rumah sakit. Biasanya hanya diberikan obat atau suntikan. Namun, efeknya hanya sementara—ketika obat habis, rasa sakit kembali muncul seperti sebelumnya.
Singkat cerita, saya mendapat rekomendasi dari teman yang pernah mengalami keluhan serupa dan berhasil membaik setelah menjalani terapi di totok syaraf Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta. Berbekal kartu nama yang diberikan, saya akhirnya memutuskan untuk mencoba terapi di sana.
Alhamdulillah, setelah 3 kali terapi, kondisi saya sudah menunjukkan perubahan yang signifikan:
Nyeri berkurang drastis
Kaki terasa lebih ringan
Berjalan sudah lebih nyaman
Sekarang saya bahkan sudah bisa pulang kampung dengan nyaman, sesuatu yang sebelumnya sulit saya lakukan karena rasa sakit.
Untuk menjaga kondisi tetap baik, saya rutin melakukan terapi sebulan sekali.
Saran & Kritik
Pelayanan dan cara pengobatannya sudah sangat baik.
Harapan saya, jam praktik bisa ditambah, misalnya dari pukul 08.00 pagi hingga 18.00 sore.Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama.
Semoga semakin banyak pasien yang terbantu dan kembali sehat.Salam sehat.
6/24/2014
Ibu Hj Tien Tayani Sakit syaraf di bagian leher dan sakit pinggang
Lembaran Testimoni Totok Syaraf
Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan Nyeri Leher, Pinggang & Kesemutan
Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)
Nama: Ny. Hj. Tien Tayani
Alamat: Cibubur, Jakarta Timur
Usia: 50 Tahun
Sebelum menjalani terapi, saya memiliki berbagai keluhan kesehatan, di antaranya:
Trigliserida tinggi
Nyeri leher seperti saraf kejepit
Sakit pinggang
Punggung terasa pegal
Leher kaku dan tidak nyaman
Sering kesemutan pada lengan
Pandangan mata terasa kabur
Kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat tubuh terasa tidak nyaman.
Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba terapi di totok syaraf Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta.
Setelah menjalani 5 kali terapi, saya mulai merasakan perubahan yang signifikan:
Leher terasa lebih ringan dan tidak kaku
Lengan kiri yang sebelumnya kesemutan sudah membaik
Nyeri pada punggung dan pinggang berkurang
Sirkulasi tubuh terasa lebih lancar
Pandangan mata yang sebelumnya kabur mulai membaik
Saat ini saya masih menjalani terapi secara rutin, yaitu 3 kali dalam seminggu, dengan harapan kondisi saya dapat pulih sepenuhnya seperti sedia kala.
Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas kesembuhan yang saya rasakan melalui terapi ini. Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama yang telah membantu proses pemulihan saya.
Semoga beliau selalu diberikan kesehatan agar dapat terus membantu banyak orang yang membutuhkan.
Kritik & Saran
Pelayanan dan terapi sudah sangat baik.
Harapannya, tempat perawatan dapat ditambah agar pasien tidak perlu menunggu terlalu lama saat antre.
Terima kasih Pak Hendrawan.
Salam sehat.
5/20/2014
Beberapa Sindrom Syaraf Terjepit : sciatica, piriformis, brachialgia, dorsalgia
Diskusi tentang sakit pada pinggang | Bokong sakit
- Senandung senja Sering pak. Itu karena ada gangguan pada syaraf tulang belakang, maka langkah awalnya lakukan pemijatan terlebih dahulu. cara ini efektif dlm membantu penyembuhan pd client.
- Abu Al-Atsary Pernah pak tapi pake jarum he..he...he.. langsung cespleng
4/23/2014
Obat Syaraf terjepit | Apakah ada ?
Obat Saraf Terjepit: Apakah Bisa Sembuh Hanya dengan Minum Obat?
Penjelasan Lengkap oleh Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta
Artikel ini membahas secara ringan namun jelas tentang obat saraf terjepit dan pertanyaan yang sering muncul: apakah saraf terjepit bisa sembuh hanya dengan obat yang diminum?
Jawabannya sederhana: tidak sepenuhnya bisa.
Obat memang dapat membantu meredakan nyeri, tetapi tidak secara langsung memperbaiki penyebab utama saraf terjepit, yaitu gangguan pada struktur tulang belakang atau jaringan di sekitarnya.
Apa Itu Saraf Terjepit?
Saraf terjepit adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan kondisi nyeri akibat tekanan pada saraf, biasanya terjadi di area tulang belakang. Tingkat nyerinya bisa ringan hingga sangat hebat, bahkan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Mengapa Obat Tidak Bisa Menyembuhkan Saraf Terjepit?
Obat yang diminum umumnya berfungsi untuk:
Mengurangi nyeri
Mengurangi peradangan
Memberikan efek relaksasi otot
Namun, obat tidak mengubah struktur fisik seperti:
Posisi tulang belakang
Bantalan tulang yang menonjol
Pergeseran sendi
Itulah sebabnya, dalam banyak kasus, dokter tetap menyarankan fisioterapi, terapi manual, atau bahkan operasi, bukan hanya obat.
Penyebab Umum Saraf Terjepit
1. HNP (Herniated Nucleus Pulposus)
Terjadi ketika bantalan tulang belakang (diskus) menonjol keluar dan menekan saraf.
Dampaknya:
Nyeri hebat di punggung atau pinggang
Nyeri menjalar ke kaki atau tangan
Kesemutan atau mati rasa
Secara logika, kondisi ini adalah masalah mekanis, sehingga tidak bisa dikembalikan hanya dengan minum obat.
2. Subluksasi Tulang Belakang
Subluksasi adalah kondisi ketika ruas tulang belakang bergeser dari posisi normalnya.
Akibatnya:
Jalur saraf terganggu
Sinyal dari otak ke tubuh tidak optimal
Muncul nyeri dan gangguan fungsi tubuh
Sistem saraf adalah pusat kontrol tubuh. Jika terganggu, berbagai keluhan bisa muncul, tidak hanya nyeri tetapi juga gangguan organ.
Penyebab Subluksasi
Beberapa faktor yang sering menjadi pemicu:
Cedera (jatuh, kecelakaan, benturan)
Olahraga berat (sepak bola, bela diri, angkat beban)
Salah mengangkat beban
Duduk terlalu lama (misalnya saat berkendara)
Posisi tidur yang salah (salah bantal)
Jika kondisi ini dibiarkan, dapat menyebabkan nyeri kronis dan gangguan aktivitas.
Cara Pengobatan Saraf Terjepit yang Tepat
Karena penyebabnya bersifat struktural, maka penanganannya juga harus bersifat korektif, bukan hanya simptomatik.
Pendekatan Terapi oleh Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta:
1. Chiropractic (Koreksi Tulang Belakang)
Mengembalikan posisi tulang ke kondisi normal
Mengurangi tekanan pada saraf
Memulihkan fungsi sistem saraf
2. Terapi Pendukung
Akupunktur untuk mengurangi nyeri dan peradangan
Dry cupping untuk memperbaiki jaringan dan sirkulasi
Fisioterapi untuk memperkuat otot pendukung
Kesimpulan
Obat bukan solusi utama untuk menyembuhkan saraf terjepit.
Obat hanya membantu meredakan gejala, sementara akar masalahnya seringkali berada pada struktur tulang belakang.
Untuk hasil yang optimal, diperlukan terapi yang dapat:
Mengoreksi posisi tulang
Mengurangi tekanan saraf
Memulihkan fungsi tubuh secara menyeluruh
Melalui pendekatan seperti Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta, banyak pasien mengalami perbaikan signifikan karena terapi difokuskan langsung pada sumber masalah.
Jika Anda mengalami gejala saraf terjepit, jangan hanya bergantung pada obat. Lakukan pemeriksaan dan terapi yang tepat agar pemulihan lebih maksimal dan berkelanjutan.
Salam sehat.
2/28/2014
Tentang kelainan tulang belakang scoliosis
Scoliosis dan Kaku Sendi Tulang Belakang
Penyebab, Dampak, dan Penanganan oleh Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta
Scoliosis adalah kondisi kelengkungan tulang belakang secara abnormal ke arah samping. Kelainan ini dapat terjadi di bagian servikal (leher), torakal (punggung), maupun lumbal (pinggang). Selain scoliosis, banyak pasien juga mengalami kekakuan pada sendi tulang belakang yang dapat memperburuk kondisi dan menimbulkan nyeri.
Sekitar 4% kasus terjadi pada anak-anak, terutama karena struktur tulang mereka masih didominasi oleh tulang rawan sehingga lebih mudah berubah bentuk. Menariknya, 40–60% kasus scoliosis lebih sering terjadi pada anak perempuan.
Penyebab Scoliosis
Scoliosis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:
1. Kongenital (Bawaan Lahir)
Kelainan yang terjadi sejak dalam kandungan akibat gangguan pembentukan tulang belakang.
2. Neuromuskuler
Gangguan pada sistem saraf dan otot, seperti:
Kelemahan otot
Kelumpuhan akibat infeksi atau penyakit tertentu
Kontrol otot yang tidak optimal
3. Trauma
Cedera akibat:
Kecelakaan
Benturan keras
Jatuh
Yang menyebabkan perubahan struktur tulang belakang.
4. Idiopatik
Penyebab yang belum diketahui secara pasti. Ini adalah jenis yang paling sering ditemukan.
5. Kebiasaan Postur yang Buruk
Kebiasaan duduk atau berdiri dalam posisi yang salah dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan:
Tarikan otot tidak seimbang
Perubahan posisi tulang belakang
Perubahan bentuk bantalan tulang (diskus)
Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berkembang menjadi scoliosis.
Dampak Scoliosis pada Tubuh
Karena tulang belakang adalah penopang utama tubuh, perubahan strukturnya dapat memengaruhi bagian tubuh lain, seperti:
Perbedaan panjang tungkai
Tinggi bahu tidak sejajar
Ketidakseimbangan panggul
Nyeri pada kaki, pinggang, dan punggung
Pada kasus dengan kelengkungan lebih dari 60 derajat, scoliosis dapat:
Mengganggu fungsi organ dalam
Menyebabkan nyeri hebat, terutama saat bangun pagi
Mempengaruhi penampilan (estetika tubuh)
Jika tidak ditangani, derajat kelengkungan dapat terus bertambah seiring waktu.
Nutrisi Pendukung Kesehatan Tulang
Untuk membantu proses pemulihan, tubuh membutuhkan nutrisi yang mendukung kesehatan tulang dan sendi:
Kondroitin sulfat & glukosamin
Membantu pembentukan dan perbaikan tulang rawanKondroprotektif
Mendukung metabolisme sel tulang rawan dan mengurangi kerusakan saat peradanganProtein & kolagen
Menjaga elastisitas dan kekuatan tulang
Perlu dipahami bahwa tulang tidak hanya membutuhkan kekerasan (kalsium), tetapi juga fleksibilitas dan elastisitas. Tanpa kolagen, tulang bisa menjadi keras tetapi rapuh—seperti kaca yang mudah pecah.
Salah satu sumber alami nutrisi tersebut terdapat pada mentimun laut (Stichopus hermanni) yang dikenal memiliki kandungan kolagen tinggi.
Penanganan Scoliosis & Kaku Tulang Belakang
Penanganan yang tepat harus dilakukan secara menyeluruh, meliputi terapi fisik dan dukungan nutrisi.
Pendekatan Terapi oleh Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta:
1. Chiropractic (Koreksi Tulang Belakang)
Membantu memperbaiki posisi tulang belakang
Mengurangi tekanan pada saraf
Meningkatkan keseimbangan struktur tubuh
2. Terapi Manual & Rehabilitasi
Mengurangi kekakuan sendi
Meningkatkan fleksibilitas
Mengurangi nyeri
3. Terapi Pendukung
Akupunktur untuk meredakan nyeri
Dry cupping untuk memperbaiki jaringan dan sirkulasi
Pentingnya Terapi Rutin dan Berkelanjutan
Pemulihan scoliosis tidak bisa instan. Diperlukan:
Terapi yang rutin dan terarah
Perbaikan postur sehari-hari
Dukungan nutrisi yang cukup
Dengan kombinasi tersebut, proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal dan risiko perburukan dapat diminimalkan.
Kesimpulan
Scoliosis dan kekakuan tulang belakang adalah kondisi yang perlu ditangani sejak dini. Jika dibiarkan, dapat berdampak pada kesehatan, fungsi tubuh, hingga kualitas hidup.
Melalui pendekatan holistik seperti Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta, yang menggabungkan terapi koreksi tulang dan dukungan nutrisi, banyak pasien dapat merasakan perbaikan signifikan.
2/02/2014
Saya sudah setahun sakit pinggang bolak balik ke dokter
Lembaran Testimoni Totok Syaraf
Testimoni Totok Syaraf
Pemulihan Sakit Pinggang & Scoliosis
Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)
Nama: Suzi Lydiana Siregar
Alamat: Tebet Timur Dalam 5 K No.14
Usia: 40 Tahun
Saya sudah mengalami sakit pinggang selama kurang lebih satu tahun. Selama itu, saya bolak-balik berobat ke dokter dan menjalani fisioterapi, namun belum ada perubahan yang berarti. Awalnya saya mengira hanya keseleo biasa.
Saya juga sering mencoba pijat tradisional. Memang terasa enak setelah dipijat, tetapi beberapa hari kemudian rasa sakit kembali muncul.
Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba terapi di totok syaraf Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata saya didiagnosis mengalami saraf terjepit dan tulang belakang bengkok (scoliosis).
Saya disarankan untuk menjalani terapi selama satu bulan dengan frekuensi 4 kali dalam seminggu. Saya mengikuti anjuran tersebut dengan rutin.
Alhamdulillah, hasilnya sangat terasa. Belum genap satu bulan, sakit pinggang saya sudah hilang, dan kondisi tulang belakang yang sebelumnya bengkok kembali lebih lurus dan normal.
Saat ini saya hanya disarankan untuk menghindari olahraga berat atau high impact seperti karate yang sebelumnya saya sukai.
Ucapan Terima Kasih
Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama dan tim yang telah membantu proses pemulihan saya hingga bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.
Kritik & Saran
Mungkin ke depannya bisa disediakan warung kecil atau tempat membeli makanan/minuman, agar pasien yang menunggu antrean bisa lebih nyaman 😊
Salam sehat.
Sakit maag Akut
Lembaran Testimoni Totok Syaraf
Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan Maag Akut
Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)
Nama: Arlina Bolity
Alamat: Tebet Timur 1 No. 10, Jakarta Selatan
Usia: 45 Tahun
Saya telah menderita maag akut selama kurang lebih 3 tahun. Selama itu, saya sudah mencoba berbagai pengobatan, namun keluhan sering kambuh kembali dan belum mendapatkan hasil yang benar-benar memuaskan.
Awalnya, saya datang hanya untuk mengantarkan teman yang sedang menjalani terapi saraf terjepit di pinggang di tempat totok syaraf Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta. Saat itu saya berpikir bahwa terapi di sini hanya untuk masalah saraf saja.
Namun, saya akhirnya mencoba menjalani terapi juga.
Alhamdulillah, setelah 3 kali terapi, kondisi maag saya mulai membaik secara bertahap. Rasa tidak nyaman di lambung berkurang, dan yang paling saya syukuri, hingga saat ini keluhan tidak kambuh lagi.
Ucapan Terima Kasih
Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama beserta tim yang telah membantu proses pemulihan saya.
Kritik & Saran
Tidak ada.
Salam sehat.
1/21/2014
sakit pinggang sebelah kiri | sciatica
Lembaran Testimoni Totok Syaraf.
Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan Saraf Terjepit (Sciatica)
Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)
Nama: Reinhard M
Alamat: Jl. Puspa, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur
Usia: 35 Tahun
Saya mengalami keluhan sakit pinggang yang menjalar hingga ke kaki kiri sejak bulan Mei 2012. Kondisi ini semakin memburuk hingga akhirnya saya memeriksakan diri ke dokter saraf pada bulan Juli. Dari hasil diagnosis, saya dinyatakan mengalami saraf terjepit (sciatica).
Rasa sakit yang saya alami sangat berat:
Tidak bisa tidur karena nyeri
Kaki sulit digerakkan
Otot terasa seperti dipelintir
Duduk terasa sakit
Berdiri harus membungkuk
Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas saya, bahkan membuat saya tidak bisa bekerja dengan optimal.
Karena kesulitan tidur dan ingin mencari solusi, saya mulai mencari informasi di internet tentang pengobatan saraf terjepit. Dari situlah saya menemukan praktik Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta.
Alhamdulillah, setelah menjalani 2 kali terapi, saya sudah mulai merasakan perbaikan. Rasa nyeri berkurang dan tubuh terasa lebih ringan.
Setelah 5 kali terapi, kondisi saya semakin membaik dan saya sudah bisa kembali beraktivitas seperti biasa.
Ucapan Terima Kasih
Saya sangat bersyukur bisa menemukan terapi yang tepat di klinik ini.
Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama dan seluruh tim yang telah membantu proses pemulihan saya.
Salam sehat.
1/19/2014
Terjatuh dua meter | Saya sakit saraf terjepit
Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan Pasca Jatuh & Saraf Terjepit
Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)
Nama: Debby Zhanng
Alamat: Harapan Baru Regency, Bekasi
Usia: 32 Tahun
Sekitar dua minggu sebelum menjalani terapi, saya mengalami kecelakaan jatuh dari ketinggian kurang lebih 2 meter. Saya terjatuh dalam posisi duduk, sehingga tulang belakang menahan beban tubuh secara langsung. Kaki saya mengalami luka sobek, dan rasa sakitnya luar biasa.
Menariknya, pada dua hari pertama saya belum merasakan nyeri yang berarti. Namun, memasuki hari ketiga, rasa sakit di punggung muncul sangat hebat:
Seperti ada tekanan kuat di tulang belakang
Sulit bernapas
Tidak mampu menoleh ke kiri dan kanan
Sulit menunduk
Tubuh terasa kaku seperti robot
Saya sempat ragu untuk berobat secara medis karena khawatir harus menjalani operasi. Akhirnya saya mencoba beberapa pengobatan alternatif, namun tidak ada perubahan signifikan.
Karena kondisi tidak kunjung membaik, saya mencari informasi di internet dan menduga bahwa saya mengalami saraf terjepit dan pergeseran bantalan tulang belakang.
Dari hasil pencarian tersebut, saya menemukan praktik Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta. Awalnya saya ragu, tetapi karena penasaran akhirnya saya memutuskan untuk mencoba.
Saat datang ke klinik di Kayu Putih, kondisi cukup ramai. Setelah mendapatkan giliran, saya menjalani terapi dengan beberapa tahapan, sekitar 45 menit per sesi.
Saya memang memiliki riwayat scoliosis, namun belum sempat menyampaikan kepada terapis. Setelah terapi selesai, ternyata Bapak Hendrawan langsung mengetahui kondisi tersebut, termasuk bahwa kejadian jatuh yang saya alami memperparah kondisi tulang belakang hingga menyebabkan saraf terjepit.
Saya menjalani terapi secara rutin sebanyak 5 kali berturut-turut.
Alhamdulillah, hasilnya sangat terasa:
Nyeri berkurang drastis
Tubuh kembali bisa bergerak normal
Saya dapat kembali bekerja setelah sempat 2 minggu tidak masuk kantor
Saya tidak bisa membayangkan jika harus menjalani operasi, mungkin proses pemulihannya akan jauh lebih lama.
Ucapan Terima Kasih
Saya sangat bersyukur bisa pulih dan kembali beraktivitas normal.
Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama dan tim atas terapi yang telah diberikan.
Penulis: Debby Zhanng
Salam sehat.
11/29/2013
Ibu sari sakit pinggang batal di operasi setelah menjalankan terapi totok syaraf.
LEMBARAN TESTIMONI TOTOK SYARAF.
Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan HNP / Saraf Terjepit Tanpa Operasi
Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)
Nama: Ibu Sari
Alamat: Asrama Airud, Cilincing, Jakarta Utara
Usia: 48 Tahun
Saya mulai merasakan nyeri hebat pada pinggang bagian belakang sekitar satu bulan yang lalu. Rasa sakitnya sangat luar biasa, sampai-sampai:
Tidak bisa berjalan
Sulit bergerak
Bahkan saat tidur, pinggang tidak bisa menyentuh kasur
Tidur pun menjadi sangat terganggu
Karena kondisi tersebut, saya memutuskan untuk berobat ke dokter. Saya menjalani pemeriksaan X-ray dan MRI, dan hasilnya saya didiagnosis mengalami HNP (Herniated Nucleus Pulposus) atau saraf terjepit.
Dokter menyarankan agar saya menjalani operasi untuk menghindari risiko kelumpuhan. Mendengar hal itu, saya merasa sangat takut. Selain faktor usia, saya juga khawatir dengan risiko operasi tulang belakang yang cukup kompleks.
Beruntung, adik dan teman saya membantu mencari alternatif pengobatan. Dari hasil pencarian, saya direkomendasikan untuk mencoba terapi di totok syaraf Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta, yang berlokasi di daerah Kayu Putih, Jakarta Timur.
Alhamdulillah, setelah menjalani beberapa kali terapi, saya mulai merasakan perkembangan yang sangat baik:
Nyeri hebat dan kram berangsur hilang
Sudah bisa berjalan kembali, meskipun masih perlahan
Tidur menjadi lebih nyenyak dan nyaman
Hingga saat ini, saya masih menjalani terapi secara rutin. Dengan doa, keyakinan, dan kesabaran, saya percaya kondisi saya bisa pulih seperti semula.
Yang paling saya syukuri adalah saya tidak jadi menjalani operasi, karena ternyata saraf terjepit bisa ditangani melalui terapi yang tepat.
Ucapan Terima Kasih
Terima kasih banyak kepada Bapak Hendrawan Pratama yang telah membantu proses pemulihan saya.
Salam sehat.
10/26/2013
Dede Saeful Mengalami Sakit Pinggang
Testimoni Totok Syaraf – Pemulihan Sakit Pinggang & Kesemutan
Terapi oleh Hendrawan Pratama (Chiropractic Jakarta)
Nama: Dede Saeful Latief
Alamat: Jl. Komarudin No. 22, RT 03/05, Cakung, Jakarta Timur
Usia: 32 Tahun
Saya mengalami sakit pinggang yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Berbagai pengobatan sudah saya coba, mulai dari terapi yang direkomendasikan oleh teman dan keluarga, hingga berobat ke dokter.
Dari hasil pemeriksaan rontgen, saya disarankan untuk menjalani fisioterapi. Namun setelah dijalani, kondisi saya belum menunjukkan perubahan yang signifikan.
Akhirnya, saya mencoba mencari informasi di internet tentang terapi totok syaraf. Secara tidak sengaja, saya menemukan praktik Hendrawan Pratama – Chiropractic Jakarta di daerah Kayu Putih. Meskipun sempat ragu karena pengalaman sebelumnya, saya tetap memutuskan untuk mencoba.
Alhamdulillah, hasilnya di luar dugaan. Setelah terapi pertama, saya langsung merasakan perubahan yang cukup besar:
Nyeri pinggang berkurang drastis
Kesemutan yang sebelumnya sering muncul mulai hilang
Kondisi membaik hingga sekitar 90%
Saat ini saya melanjutkan ke terapi berikutnya dengan harapan kondisi bisa pulih sepenuhnya.
Ucapan Terima Kasih
Terima kasih kepada Bapak Hendrawan Pratama dan tim atas terapi yang telah diberikan.
Semoga terapi totok syaraf ini terus berkembang dan dapat membantu lebih banyak orang yang mengalami keluhan serupa.
Salam sehat.







































